Baccarat Casino_Sabah Sports Platform_Betting Platform Collection_Online betting platform_Ranking of European Bookmakers

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Jaringan perjudian malaysia

Kita lupa kalau yang kita katai sama-sama manusia, punya hati dan perasaan juga. via www.bolasport.com

Sayangnya, kekecewaan terhadap kekalahan atlet kita justru banyak menimbulkan rundungan dan kata-kata nggak bijak di media sosial. Padahal para atlet juga sudah berusaha menampilkan yang terbaik lo. Kegeraman soal betapa nggak pantasnya komentar negatif yang menyebar membuat salah seorang warganet bernisiatif menegur mereka lewat DM. Tanpa tendensi untuk menyerang, warganet bernama Safira Larasati lantas ‘menyapa’ mereka. Ternyata responsnya beragam, mulai dari yang nggak terima, hingga berujung curhat. Simak uraian Hipwee Hiburan berikut!

Geram karena hal ini, Safira nggak ingin ikut membalas dan mendebat mereka di kolom komentar, karena tentunya hanya akan menjadikan ungkapan negatif jadi komen terpopuler. Dia justru menegur mereka secara langsung lewat direct message (DM) Instagram kepada puluhan perundung atlet.

Ternyata warganet Indonesia sudah sejauh ini. Beda pendapat sedikit saja, langsung nyolot dan perang urat syaraf dengan kata-kata nggak sopan; menuliskan kata kotor hanya karena kecewa tanpa memikirkan efeknya pada orang lain. Bagi kamu yang sadar, bahwa terlibat perang komentar itu nggak sehat, tentu gemas banget pengen mengubah budaya buruk seperti ini di media sosial kita. Safira sendiri justru pengen gerakan kecilnya ini bisa jadi inspirasi buat warganet lain yang juga pengen menyebarkan energi positif ke mereka yang suka komentar negatif.

Nggak hanya pada atlet Asian Games saja komentar negatif dan kata-kata kasar menyebar. Bahkan di akun media sosial artis kita, hingga orang yang mendadak jadi viral, banyak jempol-jempol jahat warganet yang galaknya melebihi ibu tiri. Belum lagi fenomena anonimitas di akun media sosial bikin banyak orang enteng berkomentar tanpa adab dan terpancing debat kusir. Padahal efek psikologisnya nggak jauh beda dengan dikata-katai secara langsung.

“Omongannya dijaga ya kak