Perangi Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Cat Paling Putih di Dunia「Online gambling Malaysia」

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Jaringan perjudian malaysia

KemOnlOnline Online gambling Malaysiagambling Malaysiaine gambling Malaysiaampuan luar biasa untuk mendinginkan suhu itu bisa menjadi salah satu cara untuk melawan pemanasan global.

Baca juga: Pemanasan Global, Lautan Menghangat Bikin Ikan Sulit Bernapas, Kok Bisa?

Mineral itu memiliki kemampuan refleksi sekitar 95,5 persen yang berarti hanya kurang dari 5 persen sinar matahari yang mengenai permukaan akan diserap sebagai panas.

KOMPAS.com - Ilmuwan membuat sebuah terobosan untuk memerangi pemanasan global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kali ini peneliti menggunakan barium sulfat sebagai gantinya, bahan yang sudah digunakan secara komersial pada kertas dan kosmetik.

"Dalam eksperimen cat baru, kami menggandakan kekuatan pendinginan dari yang sebelumnya," ungkap Profesor Xiulin Ruan, penulis senior studi dari Universitas Purdue.

Seperti dikutip dari IFL Science, Jumat (16/4/2021) cat ultra-putih ini dianggap kebalikan dari vantablack, pigmen hitam yang mampu menyerap 99,9 persen cahaya.

Pada Oktober lalu, peneliti dari Universitas Purdue mengumumkan, jika mereka membuat cat ultra-putih yang sangat reflektif sehingga dapat digunakan untuk menjaga permukaan dan bahkan seluruh bangunan tetap dingin.

Baca juga: Ilmuwan Buktikan Pemanasan Global Membuat Virus Sulit Dibunuh

Lebih lanjut cat juga bisa digunakan untuk mendinginkan bangunan sebagai pengganti AC.

Cat tersebut tersebut terbuat dari kalsium karbonat (CaCO3), mineral yang digunakan sebagai bahan baku membuat kapur.

Terobosan ini pun menjadi cara baru untuk memerangi pemanasan global.

Dirinci dalam jurnal ACS Applied Materials & Interfaces, usai percobaan pertama, peneliti kemudian kembali bereksperimen untuk menghasilkan cat yang lebih putih lagi.

Pengujian menunjukkan bahwa selama sinar matahari yang kuat pada jam-jam siang hari, bahan yang tercakup dalam cat baru lebih dingin 4,4 derajat Celcius dari suhu lingkungan. Sementara pada malam hari, material tersebut mempertahankan suhu 10,5 derajat Celcius di bawah area sekitarnya.

Peneliti mengungkapkan, jika cat ultra-putih tersebut mampu memantulkan begitu banyak cahaya, sehingga permukaan yang dicat pun menjadi lebih dingin daripada suhu lingkungan di sekitarnya.

Hasil terbarunya, tim memperkirakan 98,1 persen sinar matahari dapat dipantulkan kembali saat terkena cat baru tersebut.